Bukan Daiso, tempat membeli souvenir khas jepang yang murah(jangan sampai tidak mengunjungi tempat ini)

Musim semi akan segera tiba untuk wilayah Jepang, musim semi atau spring di Jepang akan menjadi waktu yang sempurna untuk menikmati bunga sakura yang mekar atau full cherry blossom. Bukan rahasia umum lagi jika musim semi telah tiba, Jepang akan menjadi salah satu destinasi wisata yang favorit bagi para traveller baik menggunakan tour & travel maupun yang suka berkelana sendiri maupun group (backpacker). Apapun itu, suhu yang cenderung lebih bersahabat pada musim semi dengan ditambah mekarnya bunga sakura tentunya menjadi sebuah impian bagi beberapa orang untuk sekedar berfoto di sekitaran bunga sakura dan menguploadnya ke media sosial.

Selain mengexplore destinasi tujuan akan menjadi tujuan utama perjalanan atau liburan, satu hal yang tidak terlepas mungkin dapat dipisahkan adalah membeli pernak-pernik, souvenir atau sesuatu yang khas dari tempat-tempat yang dikunjungi untuk koleksi diri sendiri maupun untuk memeberikan kepada keluarga, teman, sahabat dan orang terkasih sebagai buah tangan. Umumnya sih lebih karena kena todong teman kantor biasanya untuk membeli souvenir hahahaa. Pembelian souvenir juga harus dipikirkan karena di beberapa tempat yang menyediakan souvenir ini menawarkan harga yang cukup mahal.

Pada tulisan saya ini akan membahas tempat-tempat yang menjual pernak-pernik serba jepang namun kantong tetap tidak bolong. Kali ini saya kan mecoba membahas 3 tempat-tempat yang menjual souvenir khas Jepang di Jepang.

Tempat pertama untuk berburu souvenir ini adalah daiso. Daiso adalah toko serba 100 JPY terbesar di Jepang yang memiliki 2.500 cabang di dalam negeri dan 500 cabang di luar Jepang (www.wikipedia.com). Tersedia kebutuhan sehari-hari, alat tulis, pakaian, perlengakpan pesta, dan sebagainya, sehingga tidak berlebihan jika dikatakan bahwa tidak ada barang yang tidak tersedia di sini. Bila Anda ingin mencari bermacam barang dari berbagai jenis kebutuhan sekaligus, sebaiknya Anda pergi ke Daiso. Pada saat saya berada di Jepang, saya sempat membeli kaos kaki 100 Yen, kualitas cukup bagus dengan harga yang waktu itu JPY 100 atau sekitar IDR 12.000. Namun setelah saya buka bungkusnya, disana saya cukup terkejut karena tertulis “made in china”, kebanyakan barang yang dijual di daiso adalah made in china, jadi mesti jeli memilih agar souvenir yang akan kita berikan kepada teman atau keluarga lebih khas jepang. salah satu produk yang dijual di daiso:

ini salah satu souvenir yang dijual JPY 100 di Dais

Japan Spring

Salah satu Daiso. Gambar toko diambil dari http://trip-n-travel.com/listicle/13808/

Di jepang ada beberapa toko yang sejenis Daiso, yang menjual dengan harga JPY 100 untuk setiap barang-barangnya. Namun yang paling populer adalah Daiso.

Tempat kedua untuk mendapatkan souvenir adalah di sekitaran tempat-tempat wisata yang dikunjungi. Memang barang-barang yang dijual disini lebih khas dengan tempat yang kita kunjungi semisal di Fushimi Inara Taisha di Kyoto, identik dengan Tori Gate dan white fox, jadi souvenir disini identik dengan miniatur tori gate (gapura khas jepang). Namun disini souvenir yang saya rasakan adalah harganya over price, karena memang lebih khusus dan khas.

Mainan atau souvenir ini cukup mahal, saya membelinya di Fushimi Inari, seharga JPY 800

Terakhir, tempat membeli ini masih tersembunyi dan masih belum banyak orang yang mengetahuinya. Tapi percayalah, disini banyak stuff atau barang-barang yang dapat dijadikan souvenir dengan kualitas bagus dan pastinya harga murah. Jika ke Jepang, ini tempat yang wajib dikunjungi untuk berburu souvenir. Tinggal kejelian kita memilih pernak-pernik yang akan dibeli. Toko tersebut adalah Hard Off dan Book Off, tersedia di Tokyo dan Osaka.

Jika temen-temen sedang berada di Osaka, tempatnya sangat mudah dijangkau dengan menggunakan MRT walaupun sedikit agak jauh jaraknya namun aksesnya mudah kok. Tinggal menuju ke Shinkanaoka Station dan keluar pintu exitnya seperti ini. Disini menjual barang-barang bekas hobby, dan terkadang masih dalam plastik. Bagi pecinta komik dan action figure ini bener-bener surga deh. Dengan harga yang sangat miring namun dengan kualitas sangat bagus. Nggak akan nyesel deh. Ada salah satu teman nitip untuk dibelikan komik edisi pertama Sailor Moon, karena di Indonesia sudah tidak terbit lagi. Dan saya akhirnya dapat komik tersebut di Osaka di Book Off Store (di Shinshaibashi Street) dan masih sangat mulus bahkan masih ada plastiknya. Beberapa souvenir yang saya dapatkan di Hard Off Osaka:

Pintu Exit Shinkanaoka Station, foto diambil dari wikipedia.
Hard Off Osaka, foto diambil dari supergaijinultragamer

Bagaimana? Lucu-lucu bukan. miniatur itu dibeli dengan kisaran JPY 100 – JPY 300 dengan kualitas yang sangat bagus dan sangat detil. Sangat cocok untuk diberikan kepada teman dan orang terkasih tentunya dengan tidak menguras kantong. Saran saya, tag harganya perlu dilepas dahulu hahahaha. Akses ke Hard Off Osaka juga cukup mudah tinggal naik MRT, dan menuju ke M29 atau Shinkanaoka Station. Pecinta One Piece surga banget deh, Action Figure bagus-bagus banget dengan harga yang sangat-sangat murah.

Itulah tiga tempat rekomendasi untuk membeli pernak-pernik souvenir yang dapat diberikan kepada teman, keluarga dan orang terkasih. Saran saya sih, “jangan sampai tidak ke hard off atau book off” ahhahahaahaa. Book Off juga tidak melulu menjual buku, action figure dan mainan juga ada. Di Tokyo dan Kyoto juga ada.